Advertisement
  1. Web Design
  2. General

10 Tips Dalam Membuat Theme Bernilai Jual Tinggi

Scroll to top
Read Time: 10 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Pernahkah bertanya-tanya seperti apa rasanya menjual template desain web atau WordPress milik sendiri? Hari ini kita akan melihat "sisi produk" industri desain web dengan menggunakan ThemeForest, tempat penjualan theme kami di Envato, sebagai contoh. Tips ini dikhususkan bagi desainer web yang mencoba menjual desain mereka sebagai produk, namun ini juga merupakan ide-ide yang berlaku bagi siapapun yang mencoba mempromosikan portofolio mereka atau mendapatkan lebih banyak eksposur!


Pendahuluan

ThemeForest memiliki reputasi untuk theme dan template bermutu tinggi, dan ini tidaklah terjadi begitu saja. ThemeForest mempertahankan panduan mutu yang sangat ketat selama proses pengkajian untuk memastikan agar theme yang dijual di sana hanya yang bermutu tinggi. Pengembangan sebuah theme berkinerja tinggi dan menakjubkan bukanlah keberuntungan, namun produk dari kerja keras, waktu dan usaha.

Penting bahwa theme milikmu hadir sebagai sesuatu yang bisa benar-benar digunakan pembeli, dengan kesalahan desain sesedikit mungkin. Di dalam artikel hari ini, kita akan membahas beberapa tips dalam membuat theme bermutu lebih baik, dan memiliki potensi berdaya jual tinggi di ThemeForest. Bahkan jika tidak mendesain untuk tempat penjualan tersebut - atau tempat penjualan manapun, untuk hal tersebut - kamu hendaklah tetap bisa mengikuti tips berikut.


Tip 01: Buat Itu Tampak Menarik

Kita bisa terus-menerus memaksimalkan prinsip desain web, namun pada akhirnya, theme kamu perlu tampak bagus.

Tips ini akan tampak jelas... namun kamu akan terkejut betapa sedikit pembuat yang benar-benar memperhatikan tip ini. Tentu, kita bisa terus-menerus memaksimalkan prinip desain web, namun pada akhirnya, theme kamu perlu tampak bagus. Kesan pertama penting, dan kamu tidak ingin membiarkan theme atau template kamu tersingkir dari benak pembeli karena itu tampak jelek.

Apa makna ini sebenarnya? Theme kamu mungkin memiliki semua fitur, namun pada akhirnya, para pembeli mencari sesuatu yang tampak bagus dari luar. Saya sendiri juga bisa bersaksi akan hal ini. Saya tidak memiliki pengalaman dengan Tumblr, sehingga saya mencari template Tumblog untuk dibeli di ThemeForest. Banyak dari mereka yang tidak tampak bagus, sehingga mereka tersingkirkan segera.

Bagaimana kamu membuat milikmu menarik secara visual? Ada berbagai kebiasaan visual yang bisa kamu gunakan dalam theme milikmu, dari warna hingga tipografi. Layout juga bisa menjadi sangat penting, khususnya jika kamu mencoba untuk menjual sebuah theme yang dikhususkan untuk tujuan tertentu, seperti theme untuk e-commerce atau portofolio. Pembeli ingin memastikan dia bisa menggunakan theme ini untuk tujuan khususnya.

Perhatikan gambar! Kebanyakan para pembuat theme menggunakan gambar stock membosankan di dalam theme mereka... namun bagaimana jika kamu memperlakukan theme demo milikmu seolah itu menjadi iklan untuk theme itu sendiri? Hal-hal kecil seperti mencantumkan gambar bermerek yang mempromosikan theme milikmu, atau bahkan hanya foto yang terkait dengan topik pada theme milikmu bisa membantu meningkatkan kesan pertama bagi pembeli yang tertarik.


Reflex Theme melakukan tugasnya dengan baik dalam mencantumkan gambar yang informatif (dan tampak tajam) di dalam demo theme.

Meskipun saya mungkin tidak bisa memuat sebuah artikel utuh "bagaimana mendesain website yang bagus" ke dalam paragraf ini, luangkan waktu untuk menelusuri pustaka artikel yang kami miliki di Webdesigntuts+ untuk mempelajari hal-hal seperti prinsip Gestaltteori warna dan layout Z dan layout F. Dengan memiliki tipografi yang bagus serta berestetika tinggi dan penggunaan warna yang benar bisa menghasilkan theme yang tampak bagus, mendapatkan ulasan dan menarik perhatian para calon pembeli.


Theme kamu hendaklah tampak benar-benar bagus.

Tip 02: Hindari Kesalahan-Kesalahan Umum

Banyaknya kesalahan yang muncul yang bisa memperparah keseluruhan estetika theme milikmu. Wiki dari tempat penjualan memuat daftar tinggi baris, hirarki visual, kesejajaran teks dan kualitas kode dalam faktor-faktor penolakan umum untuk ThemeForest, sehingga ini hendaklah menjadi sesuatu untuk diperhatikan. Berikut pemahaman yang tepat dari panduan tersebut.

  • Tinggi Baris - Tinggi baris bisa menjadi krusial dalam menentukan nilai keramahan pengguna sebuah website dan spasi yang bagus secara umum akan membuat teks pada halaman web lebih memudahkan mata. Kecuali jika kamu memiliki template khusus yang memerlukan lebih banyak atau lebih sedikit jarak baris, jarak mayoritas teks hendaklah sekitar 1.3-1.6em untuk melewati ulasan dengan mulus.
  • Kesejajaran Teks - Menurut wiki, itu merupakan permasalahan penolakan yang tidak umum, namun kesejajaran teks yang sesuai selalu bisa membantu. Teori efek kesejajaran teks pada desain web merupakan artikel tersendiri, namun sangat terkait pada prinsip lainnya. Seperti tinggi baris, penggunaan kesejajaran teks yang buruk bisa berkontribusi pada kemampuan baca yang buruk bahkan pengalaman pengguna yang lebih buruk.
  • Kualitas Kode - Alaminya, ini bukanlah sesuatu yang selalu mengenai desain web, namun kualitas kode yang bagus bisa berarti bahwa theme milikmu lolus ulasan dengan warna yang terbang. Kode yang diberi komentas atau mudah diedit juga bisa menjadi poin penjualan yang bagus bagi para pembeli yang ingin mengedit dan mengkostumasi theme baru mereka. Kode kamu hendaklah tervalidasi secara umum.

Setuju kalau contoh di sebelah kanan lebih mudah dibaca?

Tip 03: Buat Hirarki Visual Yang Kuat

Teori hirarki visual merupakan ide bahwa elemen terpenting adalah yang paling menonjol. Pembuatan hirarki yang kuat menjadi penting karena itu menangkap perhatian pembaca dan menarik mereka ke elemen yang spesifik, persis apa yang diinginkan seorang pelanggan bisnis ketika dia membeli sebuah template untuk produknya. Sebagai seorang desainer, kamu bisa mengikatkan konten ke dalam tingkatan yang berbeda sehingga para pengguna bisa dengan mudah dan efisien memindai konten untuk menemukan poin-poin menarik.

Para pembeli hendaklah bisa mengenali hirarki kamu dengan mudah dan menemukan potensi kegunaan dari itu. Dengan menawarkan mereka tempat yang jelas untuk menempatkan produk mereka, atau sebuah cara mudah untuk mengenali judul postingan bisa menjadi sebuah manfaat nyata selama pengalaman pra-pembelian dengan theme milikmu.


Tip 04: Jadikan Produk Kamu Menyelesaikan Masalah dan Berguna

Dengan membuat template kamu berguna dan mampu menyelesaikan masalah bagi para pengguna selalu merupakan poin pemasaran yang menyenangkan. ThemeForest sukses karena itu menyelesaikan sebuah permasalahan; itu menyelesaikan permasalahan dalam desain website dengan menghubungkan pasar theme siap buat ke para pembeli yang memerlukannya. Kamu hendaklah secara umum menanamkan prinsip ini ke dalam desainmu.

Sungguh, itu hanyalah merupakan tindakan bisnis standar untuk mengisi celah di dalam sebuah pasar. Kamu hendaklah mendesain theme pada apa yang mungkin diinginkan para calon pembeli dan mengantisipasi permasalahan apapun yang mungkin mereka miliki. Jika theme milikmu akan berguna bagi pembeli, mereka mungkin akan menerimanya. Begitu juga, kamu hendaklah mengikuti tren pasar terkini dengan mencari tahu apa yang sedang populer saat ini. Pada saat menulis ini, theme paling populer adalah theme portofolio dengan slider besar di bagian atas sehingga, jika mungkin, coba untuk membuat sebuah theme dengan fitur tersebut jika kamu ingin memaksimalkan peluang sukses. Jika kamu bisa mengerjakan sebuah slider di sana, cobalah, namun coba secara alami untuk membuat sebuah peralihan unik pada hal-hal untuk menarik perhatian pada theme spesifik kamu.


Theme WordPress University mengatasi permasalahan spesifik: institusi sekolah atau pendidikan yang memerlukan website efektif.

Tip 05: Cakup Setiap Dasar

Karena kamu mencoba untuk mentarget sebanyak mungkin audiens ThemeForest dalam waktu singkat, tanpa merusak tujan theme milikmu, kamu hendaklah mencoba untuk mencakup semua dasar-dasar website. Jika ada kecenderungan bahwa sebuah form kontak akan digunakan pada situs pembeli, pertimbangkan untuk menyesuaikan dan memadukannya. Itu tidak hanya akan membantu situs tampak lebih baik dalam jangka panjang, berkat desainnya yang teratur, kamu akan memiliki poin penjualan ekstra ketika kamu akan memasarkan theme milikmu.

Jika kamu sedang mengerjakan sebuah theme WordPress yang memiliki beberapa fitur menarik, buat beberapa kode singkat buatan untuk membantu menghubungkan konten pembeli pada gaya atau desain theme milikmu. Itu tidak hanya akan tampak lebih baik, namun seperti form kontak, akan memberikan kamu poin penjualan tambahan. Jika kamu sedang berkerja dengan platform spesifik, seperti WordPress, cobalah untuk menyesuaikan dan memadukan fitur sebanyak mungkin (namun jangan berlebihan!) untuk membantu mencocokkan calon pelanggan sebanyak mungkin.


Tip 06: Ingat, ThemeForest Bukanlah Sebuah Klien

Penting untuk diingat bahwa ThemeForest bukanlah sebuah klien. Untuk memaksimalkan pasar target kamu, paling baik untuk membuat theme milikmu mudah disesuaikan juga bisa berguna secara luas. Kamu akan melihat bahwa banyak theme terlaris memiliki banyak pilihan - pewarnaan, layout, gambar background, dll. - dan mereka tampak seperti apa yang diinginkan para pengguna. Jika seorang pembeli bisa mengganti skema warna dengan mudah, atau layout halaman, itu lebih inklusif dan bisa membuat pembeli berpikir bahwa mereka mendapatkan banyak theme dalam satu.

Secara serupa, mentargetkan sebuah pasar niche memiliki keuntungannya sendiri, namun dengan menawarkan sebuah template yang memiliki para pembeli potensial sebanyak mungkin lebih baik secara matematis benar? Jika kamu akan mendesain sebuah theme majalah, pertimbangkan untuk tidak memfokuskan itu pada golf. Kamu memisahkan segmen audiens potensial dengan berfokus pada konten spesifik alih-alih menawarkan satu konten yang berisi banyak pilihan.


Perhatikan bahwa theme portofolio terlaris tidak berfokus pada konten spesifik, mereka bisa digunakan oleh siapapun.

Tip 07: Dokumentasikan Theme Kamu Dengan Baik

Dokumentasi sebuah theme sangat penting ketika kamu tidak tahu siapa pelangganmu. Dengan menyediakan panduan mengenai cara mengedit dan menyesuaikan theme milikmu bisa menjadi poin utama dalam theme milikmu, khususnya saat mereka menjadi semakin kompleks. Nyatanya, tim pengulas menilai dokumentasimu dan menampilkannya pada sidebar halaman theme milikmu di ThemeForest sehingga para pembeli tahu persis apa yang mereka dapatkan.

Mengapa dokumentasi theme begitu penting? Kemungkinannya adalah bahwa pembeli bukanlah seorang desainer web seperti dirimu, sehingga mereka mungkin tidak akan mengerti bahkan aspek inti dalam pengaturan dan/atau modifikasi theme. Untungnya, sebuah PDF yang memiliki tata letak yang jelas (atau format kreatif lainnya) yang menjelaskan theme dalam lingkungan bebas istilah bisa membantu, dan bisa menjadi kemungkinan mengapa beberapa orang memilih untuk membeli theme milikmu. Kamu juga bisa menekankan jalur dukungan, jika kamu memilikinya, sehingga pembeli akan merasa aman bahwa tidak ada yang mengganggu investasi mereka.

Kunjungi Halaman Sumber Author mengenai catatan tambahan dalam dokumentasi.


Tip 08: Berhenti Menggunakan Lorem Ipsum!


Redux Theme sangat baik dalam mencantumkan teks berisi pemikiran yang baik di dalam demo theme.

Ribuan orang akan menelusuri theme milikmu tiap bulannya ... jadi mengapa tidak mencantumkan beberapa teks tertulis khusus untuk theme milikmu yang membantu mereka mendapatkan ide yang lebih baik tentang apa yang ditawarkan theme milikmu? Itu mudah, dan seharusnya tidak memerlukan lebih dari satu jam untuk menuliskan beberapa konten aktual untuk theme milikmu.


Tip 09: Minta Seseorang Menggunakan Theme Milikmu (Sebelum Kamu Mengirimkannya)

Ketika kamu mendesain / mengembangkan theme sendiri, mudah untuk menumbuhkan pandangan sempit pada theme milikmu. Kamu mulai mengabaikan atau meremehkan kesalahan yang tampak... atau kamu lupa menambahkan elemen yang akan membuat theme milikmu lebih baik bagi para pengguna. Lakukan untuk dirimu: kirimkan theme milikmu ke beberapa orang untuk mencobanya sebelum kamu mulai menjualnya! Minta mereka melaporkan kembali mengenai apa yang menyulitkan (atau rusak) sehingga kamu bisa menambalnya sebelum meluncurkan produk final!


Tip 10: Buat Itu Menonjol

Kamu akan menjual theme atau milikmu bersamaan dengan yang lainnya sehingga kompetisinya nyata. Oleh karena itu, kamu perlu menekankan theme milikmu di atas yang lainnya dan membuatnya menonjol. Kamu memiliki sebuah kanvas kecil untuk menjual theme milikmu, jadi cobalah untuk memaksimalkannya.

Pikirkan itu sebagai sebuah CV untuk template kamu. Apa yang ada di dalam sebuah CV yang bagus? Sebagai seseorang, kamu akan ingin menekankan keahlianmu, jadi bisa disarankan untuk menekankan semua fungsi dan fitur pada template kamu. Ingat bagaimana saya mengatakan untuk mencakup semua dasar? Nah, jika kamu membuat form kontak khusus tersebut, atau membuat semua kode singkat maka sebutkan mereka di dalam deskripsi theme milikmu, kamu menawarkan sebuah produk yang lebih lengkap. Pikirkan variasi theme milikmu sebagai bahasamu; semakin banyak, semakin baik pengemasannya bukan? Alih-alih menunjukkan pengalaman, sarankan potensi kegunaan theme milikmu untuk menyampaikan ide-ide ke dalam benak pembeli. Kenakan topi bisnismu.

Pastikan untuk, dengan cara apapun, mencantumkan sebuah pratinjau langsung dan screenshot sehingga para pembeli mendapatkan tampilan persis mengenai theme dan fungsinya. Tunjukkan sebanyak yang kamu bisa di dalam kanvas pemasaranmu, dan kemudian perluas itu melalui metodemu sendiri seperti media sosial atau blog milikmu.


Tip Bonus: Pertimbangkan Untuk Memasarkan Theme Kamu


BuySellAds merupakan tempat pemasaran yang memungkinkan kamu untuk membeli ruang iklan untuk theme atau produk kamu. Kamu bahkan bisa membeli iklan di sini di Webdesigntuts!

Tip terakhir ini merupakan "bonus" karena itu merupakan sesuatu yang terjadi setelah kamu menerbitkan theme milikmu. Kebanyakan author mulai membeli iklan untuk theme mereka (melalui BuySellAds.com atau Google Adwords). Ini merupakan cara sederhana untuk mengarahkan lebih banyak traffic ke theme milikmu, namun pertimbangkan juga strategi pemasaran kreatif lainnya:

  • Tuliskan sebuah tutorial untuk theme milikmu (atau bagian dari itu).
  • Kirimkan theme milikmu ke berbagai situs hadiah atau Creattica.
  • Jalankan sebuah kontes berdasarkan theme milikmu.
  • Tunjukkan kepada orang-orang siapa saja yang menggunakan theme milikmu secara kreatif.

Itu hanyalah permukaannya saja - namun hal yang sama yang mungkin kamu pertimbangkan untuk mempromosikan dirimu sendiri sebagai desainer web juga akan berhasil ketika mencoba untuk mempromosikan theme/produk milikmu.


Kesimpulan

Membuat sebuah theme dengan berkinerja tinggi adalah tentang membuat desain yang menarik secara estetika namun juga memasarkannya dengan benar. Jika kamu mengacaukan di satu sisi, jangan harapkan untuk menumpuk uang banyak. Dengan berada di situs Envato site, mungkin kebanyakan dari kamu menggunakan tempat pemasaran ThemeForest, jadi bagikan pemikiranmu di dalam komentar. Jika kamu adalah seorang pembeli, mengapa tidak menjelaskan apa yang membuatmu membeli sebuah theme?

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Web Design tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.