Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Web Design
  2. Inspiration
Webdesign

14 Tema Portofolio Fotografi untuk WordPress

by
Length:LongLanguages:
This post is part of a series called Weeks of Web Design Inspiration.
Discoverability and Feedback in Web Design
Sorry About This: 40 Examples of 404 Pages

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Di bagian yang telah diperbarui ini, kita akan melihat beberapa hal penting untuk dipertimbangkan ketika membuat suatu portofolio fotografi online dengan WordPress. Kita akkan membahas delapan tips dan ide, sekaligus melihat sejumlah tema terlaris dari Envato Market untuk membantu mendemonstrasikan tiap poinnya. Bilang cheese!

Terbarui?

Benar. Artikel ini pertama kali dipublikasikan di bulan Maret 2016, tetapi waktu berganti, tema-tema baru diluncurkan untuk dijual, jadi kami membuang sejumlah tema yang tak lagi tersedia dan menambahkan 8 contoh baru agar tetap kekinian.

1. Perkenalkan Diri Anda

Desain emosional sangat penting di web; tambahkan "elemen manusia" di portofolio Anda dan pengunjung situs Anda akan lebih mungkin terhubung dengan karya yang ditunjukkan pada mereka. Pastikan mereka tahu dengan siapa berurusan, siapa yang bertanggung jawab terhadap fotonya, dan siapa yang harus dihubungi jika mereka ingin tahu lebih jauh.

Responsive Photography Theme oleh ThemeGoods menawarkan suatu layout homepage yang melakukan ini dengan sangat baik. Nama, tanda tangan, dan sentuhan kepribadian Anda-di muka dan tengah.

Responsive Photography Theme
Responsive Photography Theme

Tema portofolio Holver melakukan beberapa hal dalam cara yang lumayan merendahkan diri, mengenalkan orang yang dimaksud dengan cara yang minimalis. Sempurna untuk Adele.

Holver
Holver

2. Biarkan Foto Anda yang Berbicara

Sangat penting agar tidak ada yang mengganggu perhatian pengunjung dari fotografi yang Anda tampilkan. Jangan memenuhi gambar Anda yang indah dengan warna-warna dan tipografi yang karakternya mengalahkan.

Grand Portfolio dilengkapi dengan beragam pilihan layout halaman, temasuk versi split screen yang memungkinkan gambar-gambarnya melakukan angkat berat.

Grand Portfolio
Grand Portofolio

3. Pertimbangkan Audiens Target Anda

Apakah Anda spesialis lanskap? Fotografi malam? Gambar produk? Mungkin Anda seorang fotografer pernikahan, atau bisnis Anda adalah membuat binatang peliharaan terlihat menakjubkan? Apapun ceruk Anda, pastikan koleksi Anda merefleksikan apa yang Anda lakukan dan website portofolio Anda menyampaikan suasana hari yang ingin dilihat klien potensial Anda.

MIES, suatu "tema WordPress arsitektur garda depan" dirancang khusus untuk (tebak) fotografi arsitektural. Tema ini menampilkan gambar-gambar layar penuh, dengan beberapa thumbnail lainnya dan komentar untuk tiap proyek.

MIES
MIES

Illume disebut sebagai "tema WordPress fotografi romantis", dan isinya sesuai dengan judulnya dalam segala hal! Dengan warna yang lembut, tipe yang halus, dan tata letak yang penuh gata, tema ini secara sempurna ditujukan pada pasangan yang baru menikah.

Illume
Illume

4. Berikan Konteks Pada Foto Anda.

Kita telah mendiskusikan tentang menemukan keseimbangan, portofolio terlihat hebat tetapi tidak malah menghalangi kontennya tersampaikan. Meskipun demikian, terkadang penting untuk memberikan lebih banyak konteks pada foto Anda, dengan mempresentasikannya secara gaya, dan mungkin dengan sumber-sumber daya tambahan seperti cerita, detail lokasi, dsb. Misalnya fotografi perjalanan dan petualangan. Saya adalah fans berat majalah seperti www.sidetracked.com dan www.thefieldmag.com yang foto-foton indahnya akan kehilangan kekuatan tanpa tulisan yang menyertainya.

Mengapa tidak mencoba sesuatu yang lebih mirip, dengan menggunakan Clean Photo-suatu tema majalah gaya dari wphunters.

Clean Photo
Clean Photo

Jo melakukan pekerjaan yang hebat dengan membawa format blog yang hampir klasik dengan suatu portofolio fotografi. Gambar dan cerita, sempurna.

Jo
Jo

5. Kinerja itu Penting

Kami menyampaikan hal ini hampir tiap hari di Envato Tuts+ Web Design; kinerja sungguh-sungguh sangat penting. Kita berurusan dengan portofolio fotografi di sini, jadi ada risiko tinggi kita membuat situs yang lambat, berat, ditambah dengan gambar yang berukuran besar dan aset-aset lainnya.

Pastikan Anda memeriksa bagaimana kinerja demo tema; sesuatu seperti Ronneby (menyebut dirinya sebagai "Tema WordPress Berkinerja Tinggi") benar-benar melakukannya dengan baik di luar kotak.

Ronneby
Ronneby

Suatu pengujian di Pingdom memberikan nilai 84 dari 100; halaman berandanya dimuat dalam waktu kurang dari tiga detik.

Dengan mengatakan hal itu, sesuatu sebesar 2.9Mb bisa ditingkatkan lebih jauh, jadi terserah Anda untuk melakukan yang terbaik dan mempertahankan website WordPress Anda tetap langsing. Pertimbangkan untuk memakai:

Tema lain yang kinerjanya bagus adalah Dani, yang skornya mirip dengan Pingdom.

Dani
Dani

Dani kehilangan sejumlah poin akibat tidak adanya cacheing peramban, tidak terhubung dengan file-file JavaScrippt, dan beberapa detail lainnya, tetapi dengan waktu memuat 1.2 detik, nilai kecepatannya layak diakui.

6. Pertahankan Tetap Fleksibel

Memisahkan penampilan dari fungsionalitas (dengan membiakan file-file tema menangani cara tampilnya, sedangkan plugin mengurusi pekerjaan dalamnya) adalah asppek penting kualitas tema WordPress. Apabila ini tidak penting bagi Anda, bisa jadi Anda tidak sengaja mengunci konten ke suatu tema, dan tidak mampu mengubahnya di masa yang akan datang tanpa migrasi data yang kompleks.

Cr3ativThemes adalah sekelompok pengembang tema yang berkeras agar hal-hal tersebut tetap terpisah. Inilah Rare, tema Desain Materialnya yang mungkin cocok dengan kebutuhan portofolio fotografi Anda.

Rare
Rare

7. Manfaatkan Resolusi Tinggi Semaksimal Mungkin

Dengan banyaknya perangkat yang menawarkan layar beresolusi tinggi (misalnya retina), kemungkinan besar para pengunjung website akan melihat karya Anda secara sangat detail. Manfaatkan teknologinya secara optimal dan pilih tema yang menunjukkan gambar besar yang beresolusi tinggi (tetap harus ada opsi bagi pengguna untuk melihat file beresolusi tinggi, jangan sekedar menyedot bandwidth mereka tanpa bertanya).

Pertimbangkan juga untuk menjalankan salinan lokal portofolio tersebut di perangkat Anda. Bawa laptop Anda ketika akan wawancara, dan ketika tidak ada internet atau wifinya buruk, Anda masih akan mampu memamerkan karya-karya Anda dengan gaya. WP Migrate DB Pro adalah cara yang terbukti dan terpercaya dalam menjaga agar file lokal dan website produksi Anda tetap tersinkronisasi.

SOHO adalah tema yang hebat untuk memamerkan foto dan video, dalam lingkungan layar penuh yang apik.

SOHO
SOHO

Baru saja dirilis (25 Oktober) Umbrella langsung memanjakan mata Anda dengan penampilannya yang beresolusi tinggi.

Umbrella
Umbrella

8. Jangan Lupakan Tujuan Awal

Sebenarnya mengapa Anda meletakkan portofolio secara online? Apakah untuk menarik klien, atau sekedaar membuat portofolio Anda terbuka bagi pencarian oleh siapapun yang menemukannya? Apapun itu, simpan tujuan tersebut dalam pikiran Anda. Dan jika portofolio Anda memang untuk menarik klien, pastikan para pengunjung Anda tahu cara bersentuhan dengan Anda jika mereka merasa terpikat!

Wolfe menyertakan catatan kaki dengan semua jenis kanal komunikasi, hanya untuk memastikan orang bisa mencapainya.

Wolfe
Wolfe

Dan Malmö juga menyediakan form kontak yang rapi di bagian bawah,

Malm
Malmö

Penutup

Semoga saja berbagai tips dan tema tadi memberi Anda inspirasi bagi portofolio fotografi WordPress Anda sendiri. Jika Anda punya pemikiran lainnya, silakan beritahu kami di komentar!

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.