Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Web Design
  2. Accessibility
Webdesign

Membangun Web Inklusif: Mengapa Aksesibilitas itu Penting

by
Length:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Imam Firmansyah (you can also view the original English article)

Aksesibilitas penting karena kita, orang-orang, ingin menggunakan website. Bekerja menuju web inklusif membantu kita mencapai tujuan tersebut.

Pada artikel ini saya akan membagikan pemikiran saya mengapa aksesibilitas itu penting; dari empati dan apa itu hanya sebuah "bisnis yang baik", melalui aturan keegoisan dan aksesibilitas.

Hari Disabilitas Internasional 

Tanggal publikasi artikel ini bukanlah sebuah kebetulan: 3 Desember adalah Hari Disabilitas Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hari ini kami ingin meningkatkan kesadaran dan menunjukkan apa yang dapat kami lakukan dengan desain website inklusif.

Apakah Aksesibilitas Website itu?

Ketika kita berbicara tentang aksesibilitas web, kita sering memulai dengan mendefinisikannya. Saya ingin memulai dengan kutipan:

"Apakah Anda membangun jembatan yang hanya bisa digunakan oleh jenis mobil tertentu?" - Andrea Fercia

Biarkan itu meresap sementara waktu. Saya tidak dapat memikirkan cara yang lebih baik untuk meringkas website inklusif (dan saya sarankan Anda membaca semua artikel brilian Andrea tentang aksesibilitas setelah ini).

Dengan kata lain, setiap orang harus dapat menjelajahi, menavigasi, dan berinteraksi dengan website menggunakan perangkat apa pun yang mungkin mereka miliki.

Perhatikan bahwa saya belum menyebutkan pengguna dengan disabilitas. Memang benar bahwa berbagai jenis disabilitas memainkan peran besar dalam aksesibilitas website, namun setiap orang dapat memiliki kebutuhan khusus.  Kita semua berbeda dan kebutuhan kita bisa berubah seiring berjalannya waktu. Mari kita lihat beberapa keragaman contoh.

Aksesibilitas adalah Tentang Anda dan Saya

Banyak hal yang bisa mempengaruhi bagaimana kita menggunakan website. Berikut adalah beberapa kisah  tentang berbagai jenis orang dan bagaimana mereka bisa berjuang menggunakan website.

Orangtua Saya, Berumur 74 Tahun

Penglihatan orang tua saya tidak begitu hebat lagi. Keduanya telah memakai kacamata selama bertahun-tahun, tapi itu bukan satu-satunya masalah.Masalah sebenarnya adalah monitor tua jelek mereka.  Dengan penglihatan tersebut, mereka tidak mungkin melihat teks jika tidak ada cukup kontras antara warna latar belakang dan teks.

Mereka juga berusaha keras untuk menggunakan situs yang lebih kompleks atau ketika mengisi formulir. Ini mungkin karena situs website dan formulir bisa terlalu rumit, tapi mereka pasti ingin menggunakan layanan online seperti saya.

We are celebrating accessibility Not really more like 100-year-old Finland
Kami sedang merayakan aksesibilitas! lebih mirip Finlandia berusia 100 tahun

Sindrom Usher

Istri teman saya memiliki Sindrom Usher, tipe tiga. Dia memiliki penglihatan yang terbatas, yang berarti bahwa situs yang "ramai" bermasalah untuknya.  Dia merasa sulit untuk menavigasi dan menemukan konten sebenarnya saat ada banyak kejadian di halaman. Untuk kebutuhannya, semakin sederhana semakin baik.

Kontras warna yang baik membantu secara signifikan saat membaca teks dan menggaris bawahi tautan membantu mengidentifikasi mereka di dalam teks.

Tombol submit form sulit ditemukan jika mereka hanya memiliki garis (border) yang tipis dengan latar belakang (background) yang transparan, dan hal yang sama berlaku juga dengan bidang from jika bidang tersebut tidak memiliki pemisahan yang jelas dari latar belakang.

Dia juga memberi tahu saya bahwa iklan diantara konten membingungkan. Saya sangat setuju.

Cedera dalam Kecelakaan

Beberapa tahun yang lalu teman saya mengalami kecelakaan mobil dan mematahkan tulang di kedua tangannya. Untuk pemain gitar itu mengejutkan. Tapi yang mengejutkan adalah menyadari bahwa dia akan berjuang untuk menggunakan laptop dan teleponnya saat pulih dari kecelakaan itu.

Dia mulai menggunakan perintah keyboard di laptopnya, dan perintah suara pada smartphonenya. Namun, banyak situs yang ingin dia gunakan tidak dapat diakses hanya melalui keyboard saja. Bahkan tugas kecil pun bisa memakan waktu berjam-jam.

Siswa dengan Penglihatan Rendah

Pengalaman pribadi pertamaku adalah seorang siswa yang memiliki penglihatan rendah. Dia tidak sepenuhnya mengalami kebutaan, tapi dia harus menggunakan kaca pembesar untuk membaca.

Dia juga menggunakan layar khusus untuk membaca dalam menjelajahi website, namun sebagian besar situs lebih mudah digunakan dengan kaca pembesarnya.

  • Terkadang dia tidak dapat menemukan atau membuka navigasi.
  • Terkadang banyak tulisan yang hanya memiliki sedikit atau tidak ada pragaraf yang dipecahkan, paragraf panjang tanpa judul atau daftar / list yang terlalu banyak untuknya.

Tapi dia menghadapi hambatan. "Saya hanya akan menemukan situs lain yang lebih baik," dia sering mencatat.

Siswa yang Memiliki Kesulitan dalam Membaca

Saya tidak mengajarkan bahasa (saya mengajar matematika) tapi saya sering berbicara dengan guru yang melakukannya. Siswa dapat mengalami kesulitan membaca dan memahami teks karena beberapa alasan:

  • Mereka mengalami disleksia atau kesulitan lainya dalam membaca.
  • Konten tidak ditulis dengan baik. Menulis konten yang lebih mudah diakses bisa menjadi solusi untuk ini.
  • Konten tidak dalam bahasa asli mereka. Situs multibahasa membantu mendapatkan informasi.
  • Mereka mencoba untuk multi-tasking. Antarmuka pengguna yang sederhana dan jelas membantu mereka tetap fokus.
Concentrate
Memusatkan Pikiran...

Buta warna

Sudah pasti beberapa teman saya mengalami buta warna. Bahkan aku bisa memiliki semacam buta warna. Kebutaan warna itu biasa terjadi.

Bayangkan bahwa tautan tidak digaris bawahi dalam konten utama Anda, namun bergantung pada warna yang berbeda. Bagaimana Anda membedakannya jika Anda mengalami semacam kebutaan warna?

Berikut adalah beberapa sumber yang bagus dan contoh kebutaan warna:

Tidak ada Teks pada Video, tidak ada Transkrip pada Audio

Ini seharusnya dapat dilakukan tanpa harus mengatakan bahwa orang-orang yang tuli, atau sulit mendengar, mendapat manfaat dari teks di video, atau transkrip audio. Tapi berapa kali Anda juga membutuhkan keterangan?

  • Mungkin bahasa lisan bukan bahasa asli Anda, dan Anda lebih mengerti bila ditulis. Bahkan lebih baik lagi jika diterjemahkan.
  • Mungkin Anda tidak dapat mendengar audio, karena lingkungan Anda terlalu berisik.
  • Atau Anda tidak bisa menyalakan suara secara penuh, lebih baik hanya setengahnya karena seseorang sudah tertidur di samping Anda. Dimana headphone itu saat Anda membutuhkannya?
  • Teks bahkan mungkin telah membantu Anda menemukan konten video di website; mesin pencari juga menyukai konten tekstual.

Saya Suka Bekerja di Tepi Laut!

Baru-baru ini saya mencoba bekerja di laut. Saya membayangkan lingkungan yang damai dan indah akan membuat keajaiban untuk produktivitas saya. Betapa salahnya aku.

Menggunakan Wi-Fi itu mengerikan dan layar saya tidak menyukai sinar matahari sedikit pun. Kemudian beberapa gelas bir dan saya selesai melakukan pekerjaan. "Menghela Nafas Panjang..." 

Keragaman Orang

Dari semua contoh ini Anda akan menyadari keragaman orang dan situasi yang sebenarnya, namun tetap saja mereka memiliki banyak masalah yang sama. Terkadang masalah aksesibilitas adalah:

  • Permanen
  • Sementara
  • Situasional

Jika empati untuk situasi ini belum meyakinkan Anda, ada beberapa alasan lain mengapa desain web inklusif itu penting.

Desain Web Inklusif Bagus untuk Bisnis

Sebagai pemilik bisnis, Anda ingin mengecualikan calon klien menggunakan produk Anda? Saya harap tidak. Berikut adalah beberapa angka teratas dalam pikiranku:

  • 20% orang mengandalkan website dan aksesibilitas yang inklusif, jika tidak, mereka sama sekali tidak dapat menggunakan produk Anda sama sekali.
  • 50% orang mendapatkan manfaat dari website dan aksesibilitas yang inklusif.
  • Semua orang mendapatkan manfaat dari website yang bisa digunakan.

Menurut buku Jonathan Hassell Termasuk 20% yang hilang, perkiraan ini cukup akurat. Dia menggunakan Inggris sebagai contohnya.

  • Jumlah penduduk Inggris: 62,2 juta.
  • Jumlah total orang yang mengalami disabilitas di Inggris: 11 juta (sekitar 18% dari populasi).
  • Sekitar 7 juta orang memiliki gangguan fisik, di antaranya 2,5 juta orang mengalami kesulitan menggunakan tangan mereka yang dapat menghambat penggunaan keyboard komputer mereka dan banyak lagi.
  • 2,2 juta orang mengalami kesulitan dengan ingatan, konsentrasi atau pembelajaran, diantaranya sekitar 1 juta mengalami kesulitan belajar.
  • 2,1 juta orang memiliki beberapa bentuk kesulitan komunikasi.
  • Hampir 2 juta orang memiliki gangguan pendengaran yang mengganggu gaya hidup mereka, diantaranya 20.000 menggunakan Bahasa Isyarat Inggris untuk berkomunikasi.
  • Sekitar 2 juta orang menderita disleksia.
  • 1,8 juta orang memiliki gangguan penglihatan yang mengganggu gaya hidup mereka, mulai dari mereka yang mungkin mengalami kesulitan membaca teks tanpa membesarkan hingga mereka yang mungkin perlu memperbesarkan tampilan komputer mereka hingga 16 atau 32 kali.
  • 8% dari semua pria dan 0,4% dari semua wanita mengalam buta warna.
  • 180.000 terdaftar dengan gangguan penglihatan parah (buta).
  • Lebih dari 1 juta orang memiliki kondisi yag progresif, siklus atau berfluktuasi seperti multiple sclerosis.
  • Lebih dari 1 juta orang memiliki kondisi kesehatan mental, kebanyakan dari mereka tidak mungkin menemukan pengaruh dari penggunaan internet pada mereka semua.

Aksesibilitas itu Baik untuk Usability (Kegunaan)

Kegunaan dan aksesibilitas berjalan beriringan dan keduanya berbagi tujuan yang sama: bahwa website atau aplikasi mudah digunakan untuk semua orang.

Saya suka kriteria kegunaan yang baik ini:

  • Desain intuitif : pengguna dengan cepat memahami struktur situs dan navigasi.
  • Mudah dipelajari : pengguna cepat mengerti tentang situs apa ini dan menyelesaikan tugas utama situs.
  • Efisiensi penggunaan : tugas cepat selesai.
  • Memorability : pengguna dapat dengan mudah melakukan tugas yang sama lagi ketika mereka kembali.
  • Frekuensi Kesalahan dan Tingkat keparahan : apakah pengguna membuat kesalahan saat menavigasi situs, apakah kesalahan yang parah atau tidak?
  • Kepuasan subyektif : pengguna menyukai situs web Anda!

Ini sangat sejalan dengan aksesibilitas dan ide-ide desain website inklusif.

Aksesibilitas bagus untuk SEO

Search Engines itu buta. Karena itu Anda akan menemukan beberapa tumpang tindih dalam SEO dan aksesibilitas:

  • Semantik HTML.
  • Judul dan struktur halaman
  • Teks alt dalam gambar.
  • Teks dalam tautan.
  • Judul Halaman
  • Transkrip video dan audio.

Artikel Karl Groves 'Aksesibilitas & Mitos SEO memiliki poin yang valid dalam kasus penggunaan SEO hanya untuk sebagian kecil dari aksesibilitas. Memang benar bahwa aksesibilitas tidak mengarah pada SEO yang lebih baik secara otomatis, namun meskipun sebagian kecil tumpang tindih bagus untuk diingat.

Aksesibilitas dibutuhkan oleh Hukum

Apakah Anda masih belum yakin tentang aksesibilitas menjadi bagian alami dari produk website dan digital? Maukah Anda tetap memulai jika membuat website dan produk digital yang mudah diakses diwajibkan oleh hukum?

Yah, itu diwajibkan oleh hukum di banyak negara. Saya tidak tahu tentang negara Anda (tolong tinggalkan komentar dan beri tahu kami) namun di Uni Eropa ada arahan agar website dan aplikasi seluler dari badan sektor publik lebih mudah diakses. Itu disetujui pada 22 Desember 2016.

Perhatikan bahwa petunjuk ini membahas situs-situs sektor publik secara khusus. Tapi jangan biarkan detail tersebut menghalangi Anda. Anda bisa memasukkan aksesibilitas di semua pekerjaan Anda.

Negara anggota E.U. memiliki beberapa tahun untuk membuat hukum ini diberlakukan, namun harus dilaksanakan sebelum 23 September 2018. Di Finlandia, ini berarti mengikuti beberapa jadwal berikut:

  • Website yang diterbitkan setelah 23 September 2018 harus dapat diakses pada 23 September 2019.
  • Website yang diterbitkan sebelum 23 September 2018 harus dapat diakses pada 23 September, 2020.
  • Aplikasi seluler harus dapat diakses mulai 23 Juni 2021.
  • Ekstranet dan intranet yang diterbitkan sebelum 23 September 2019 harus dapat diakses ketika mereka direnovasi.

Hukum Aksesibilitas di Eropa

Ada empat hal utama yang disebutkan dalam arahan yang menjelaskan bagaimana membangun layanan digital yang lebih mudah diakses. Mereka seharusnya:

  1. Perceivable : Informasi dan komponen antarmuka pengguna harus dapat ditampilkan kepada pengguna dengan cara yang dapat mereka rasakan.
  2. Operable : komponen antarmuka pengguna dan navigasi harus bisa dioperasikan.
  3. Understandable : Informasi dan pengoperasian antarmuka pengguna harus dapat dimengerti.
  4. Robust : Konten harus cukup kuat sehingga dapat diinterpretasikan dengan handal oleh beragam perangkat lunak, termasuk teknologi bantuan khusus untuk disabilitas.

Sejujurnya saya tidak sepenuhnya mengerti apa arti sebenarnya - sepertinya ada ruang untuk interpretasi.  Tapi saya mengerti bahwa peraturan ini sejalan dengan Web Content Accessibility Guidelines (WCAC). Untuk informasi lebih lanjut tentang WCAG berikut ini adalah beberapa sumber yang berguna:

Hukum Aksesibilitas di AS dan Negara Lainnya

Di AS, Hukum tentang aksesibilitas dirujuk pada bagian 508. Grup Paciello memiliki ikhtisar yang baik tentang pembaruan hukum pasal 508.

Saya mendorong Anda untuk mengetahui hukum tentang aksesibilitas yang dimiliki negara Anda.

Aksesibilitas adalah Upaya Tim

Saya pikir saya mendengar sesuatu? Apakah itu suara saklar mental Anda:

"Hei, mari kita membangun jembatan tersebut untuk semua orang. Tidak hanya untuk Ferrari Kami".

Orang-orang di dunia akan sangat menyukainya. Tapi ini bukan pertunjukan satu orang; dibutuhkan keterlibatan semua orang di perusahaan atau organisasi Anda.

  • Desainer
  • Developer
  • Tester
  • Konten Manager
  • Project Manager
  • Orang yang Membuat Keputusan

Aksesibilitas adalah perubahan dalam pola pikir seluruh perusahaan Anda. Ini bukan hanya untuk daftar cheklist yang harus Anda lakukan dalam peran Anda. Dalam dunia yang ideal kita semua ingin membangun website yang dapat digunakan, diakses, inklusif, dan lebih baik untuk semua orang.

Sumber

Saya ingin berterima kasih kepada Rian Rietveld karena telah membantu saya menulis artikel ini. Dia sangat membantu dalam berbagi ide dan memperbaiki tulisan ini. Berikut adalah pengingat dari beberapa sumber yang bermanfaat yang kami bahas dalam artikel:

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.