Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Web Design
  2. Conversion
Webdesign

Cara Membuat Landıng Page dengan Instapage

by
Length:MediumLanguages:
Sponsored Content

This sponsored post features a product relevant to our readers while meeting our editorial guidelines for being objective and educational.

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Husain Ali Yahya (you can also view the original English article)

Pada serı tutorıal ınıö saya akan menjelaskan proses darı pembuatan template landıng page*mu sendırı menggunakan Instapage. Pertama saya akan memberimu sebuah rangkuman dari aneka macam landing page. Lalu, di bagian berikutnya, saya akan menyediakan langkah-langkah proses pembuatan template Instapafe yang bisa kamu jual di Themeforest.

Apa itu Instapage?

Instapage dibuat untuk membantu penjual tak terlatih dan musiman untuk memecahkan sebuah masalah: kebutuhkan untuk membangun A/B coversion-centric landing page tanpa mempekerjakan desair atau tim pemasaran dari luar.

Kita telah menyederhanakan pembangunnya hingga batas tertentu hingga kamu tidak perlu mendesain di luar aplikasi dan mengonversinya untuk digunakan online-kamu bisa mendesain halaman di dalam pembangunnya tanpa mengorbankan kemampuan desain apapun.

Ini tidak berarti Instapage bukan alat yang ramah desainer. Kostum JavaScript, HTML, dan widget CSS ke template kosong juga didukung aplikasi.

Sıapa yang Menggunakan Instapage?

Instapage biasanya digunakan oleh marketers yang sibuk juggling dengan banyak kampanye pemasaran dan tidak memiliki banyak waktu untuk bergantung pada tim IT untuk membuat landing page agar kampanye mereka sukses.

Mendesain Laanding Pages dengan Instapage

Bagian berikutnya dari panduan ini akan membantu menjelaskan cara Instapage bisa digunakan untuk membuat conversion-centric landing page yang optimal. Namun sebelum pergi ke bagian desain, kita akan menyorot beberapa dasar dari landing page.

Akan menyenangkan jika pembuat template mendaftar sebuah akun desain Instapage gratis yang telah dibangun untuk kebutuhan unikmu.

Pada Seri Ini

  1. Pengatar ke Landing Pages
    1. Apa itu landing page?
    2. Perbedaan antara sebuah Homepage dan Landing Page
    3. Komponen dasar sebuah Landing Page
    4. Jenis-jenis Landing Pages
  2. Pedoman Desain Template
    1. Konfigurasi Latar Belakang
    2. Memilih jenis font
    3. Contoh landing pages.
  3. Membangun Landing Page-mu
    1. Cara membangun halaman-mu
    2. Daftar centang
    3. Persetujuan Themeforest
    4. Mengunduh halaman-mu

Pengantar ke Landing Pages

Apa itu Landing Page?

Landing Page adalah sebuah halaman yang pengunjung @datangi@ setelah mengklik sebuah iklan. Landing pages membantu mengonversi pengunjungmu menjadi pelanggan dengan menagkap informasi mereka saat mengisi formulir kontak atau menekan tombol Call to Action.

Landing Pages adalah bagian yang sangat diperlukan oleh marketer kampanye manapun; di sini adalah tempat lead berubah menjadi uang. Setiap landing page harus disusun dengan mahir. Perawatan juga dibutuhkan untuk membuatnya mengesankan.

Perbedaan Antara Homepage dan Landing Page

Berbeda dengan homepage, landing page berfokus pada satu penawaran atau kampanye. Di mana homepage-mu memiliki beberapa tujuan, sebuah landing page hanya memiliki satu tujuan untuk dicapai.

Sebuah homepage, seperti di kiri. Berurusan dengan aneka aspek dari perusahaan atau produk sekaligus; dia adalah halaman di mana pengguna menemukan semua informasi mengenai perusahaan dan dia menyelesaikan banyak tugas.

Sebuah landing page dibangun untuk mengurus satu tujuan tertentu, ini bisa jadi memimpin ke pembuatan atau yang lainnya.

Tida ada bocoran maupun gangguan yang hadir di landing page karena hanya ada satu tautan yang bisa diklik. Yaitu tombol Call to Action.

Komponen dari Landing Page

1. Sebuah Judul Utama

Judul sangatlah penting: Mereka adalah hal pertama yang dilihat oleh pengunjung manapun. Kamu bisa menganggap mereka sebagai kesempatan eprtama dan terakhir yang kamu miliki untuk membuat kesan bagus.

Nasib landing page bergantung pada kalimat pendek yang ada di bagian atas halamanmu.

2. Judul Sekunder

Judul sekunder tidaklah wajib untuk semua landing pages. Namun dia harus diterapkan untuk mengelaborasikan judul yang terlalu panjang agar tetap menarik.

3. Copy (Apa USP-mu?)

Sebut poin unik penjualanmu di landing page. Apa yang membuatnya lebih baik dari kompetitormu?

4. Indokator Kepercayaan (Tesimoni Pelanggan)

Indikator kepercayaan memastikan pengunjung bahwa sebuah produk, pada faktanya. Berhagar untuk digunakan, karena orang-orang memiliki pengalaman yang baik saat menggunakannya.

Biasanya indikator kepercayaan di landing page adalah Bukti Statistik, Featured Press Snippets, Testimoni Pengguna, dan Kebijakan Privasi.

5. Tombol Call to Action Utama

Tombol CTA adalah tempat di mana aksi pada landing page terjadi. Sebuah klik persetujuan di tombol CTA-lah yang akan memberimu konversi.

Tombol CTA utama harus menjadi yang paling mencolok di landing page-mu. Desain tombol atau formulirnya sehingga dia menarik perhatian pengguna dan membuat mereka mengkliknya.

6. Tombol CTA Sekunder

Jika kamu memiliki sebuah produk yang rumis, seperti aplikasi, kamu sebaiknya memiliki landing page yang lebih panjang. Pada kasus ini, kamu mungkin perlu memasukkan lebih dari hanya satu tombol CTA.

Tombol sekundermu harus mengikuti aturan yang sama dengan tombol CTA utama, dengan tulisan yang sedikit lebih kecil dan berbeda. Letakkan tombal CTA sekundermu di akhir dari landing page yang panjang, untuk menambahkan konversi.

7. Sebuah Gambar atau Video

Sebuah gambar senilai ribuan kata, dan landing page-mu tidak boleh tidak memilikinya. Pilihlah sebuah tampilan yang relevan dan menarik untuk mendapat perhatian pelanggan. Pendekatan alternatif yang baik yaotu mengirim sebuah video di landing page-mu.

8. Sebuah Lead Capture Form

Formulir kontakmu harusnya menanyakan pengunjung-mu informasi yang bersangkutan, yaitu nama alamat surel; dan dia tidak boleh meminta informasi pribadi yang tidak cocok dengan produkmu.

Dan juga, pastikan untuk meletakkan formulir kontak di posisi yang akan dilihat terakhir oleh pengunjung.

9. Tanpa Tautan Navigasi

Tautan navigasi adalah jalan memutar pengganggu yang tidak boleh pengunjung ambil.

Cukup katakan tidak pada tautan navigasi di landing page-mu.

Aneka Macam Landing Pages

Pada dasarnya landing pages bisa dibagi menjadi dua jenis:

Click Through Landing Pages

Ini adalah jenis landing page yang paing sederhana. Tujuannya adlah untuk menginformasikan pengunjungmu secara cepat mengenai penwaranmu dan membawa mereka untuk menuju halaman lain melalui tombol CTA.

Lead Capture Landing Pages

Lead capture landing pages pergi lebih detil ketimbang click through landing pages. Tujuan mereka adalah mendapatkan data pribadi dari pengunjung halaman. Halaman-halaman tersebut didesain secara lebih rumit.

Pedoman Desain Template Instapage

Perhatikan 10 tips utama untuk membuat sebuah template Instapage:


Mengatur Latar Belakang Utama

Dari Instapage klik Setting lalu pilih background. Kamu akan mendapat pilihan untuk memilih satu pola gambar yang tersedia.Tapi kami menyarankan kamu mengunggah gambar kostum atau menggunakan warna flat standar untuk membuatnya lebih profesional.

Memilih Jenis Font

Instapage menwarkan penggunanya hingga 36 font famlies untuk dipilih yang telah melingkupi Google web fonts dan beberapa font standar. Pembangun-nya juga memberimu pilihan untuk mengkostumisasi font-mu dimana kamu bisa memilih font berbeda untuk bagian judul dan badan paragraf. Kamu menyarankan kamu untuk menggunakan typeface yang disdiakan Instapage saat mendesain template.

Pemabgun-nya memiliki 6 jenis font bawaan untukmu. Namun, kamu memiliki pilihan untuk menggunakan font-mu sendiri dari daftar font yang kita sediakan.

Contoh Landing Pages 

Tiap landing page yang dibuat dengan Instapage didesain dengan tujuan: menarik tiap pengunjung untuk klik tombol CTA.

Contoh-contoh berikutadalah landing pages yang dibangun sesuai dengan prinsip-prinsip konversi.

Kesimpulan

Setelah membahas dasar mengenai apa itu landing pages dan apa yang Instapage tawarkan, perhatikan bagian selanjutnya dari seri ini yang akan membahas proses konstruksi dari template Instapage.

Dan juga, perhatikan kompetisi Envato's Most Wanted Instapage yang sedang berlangsung sekarang!

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.