Birthday Sale! Up to 40% off unlimited courses & creative assets Birthday Sale! Save up to 40%!
Advertisement
  1. Web Design
  2. UX
Webdesign

Kiat Praktis untuk Kritik Desain yang Efektif

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Memfasilitasi kritik desain (design critique) yang efektif adalah cara yang bagus dalam melakukan percakapan dengan para pemangku kepentingan dan memeriksa progress dari project Anda, sekaligus mengumpulkan feedback yang luas saat Anda melakukannya. Namun, memanfaatkan feedback dari suatu grup akan mengantarkan Anda pada banyak perspektif yang mungkin tidak membantu jika Anda tidak menggunakan waktu dengan baik selama critique meeting. Ada beberapa cara untuk menghindari ambiguitas dan memasukkan feedback secara lebih strategis - di sini ada tiga tips untuk meningkatkan proses kritik (critique process) Anda.

Characteristics of Effective Design Critique

1. Evaluasi Konteksnya

Sebelum memulai kritik, presenter harus memberikan ringkasan singkat tentang apa yang mereka kerjakan, tidak lebih dari beberapa menit. Orang-orang di dalam ruangan mungkin tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang apa yang Anda lakukan dan mengapa Anda menunjukkan apa yang Anda tunjukkan saat itu. Dengan memberikan ringkasan yang high level atas pekerjaan Anda dan mengantisipasi setiap masalah besar sebelumnya, Anda dapat membimbing audience Anda untuk memberikan feedback yang tepat waktu mengenai tujuan utama Anda.

Selain meringkas project-nya, ini adalah kesempatan untuk memberikan konteks pada project itu sendiri. Ini termasuk:

  • Tahap apa dari proses desain yang Anda kerjakan? (Tahap awal/akhir)
  • Jenis feedback apa yang Anda cari? (Visual/interaksi/brand/dll.)
  • Opsi-opsi apa yang telah dipertimbangkan dan apa yang telah dikesampingkan?

2. Tugaskan Fasilitator Kritik

Setiap meeting harus memiliki setidaknya satu presenter, seorang pencatat, dan seorang fasilitator.

  • Presenter adalah orang yang menjelaskan atas suatu pekerjaan. Ia harus memberikan ringkasan singkat yang menjelaskan apa yang sedang disajikan, serta mengatur konteks yang dijelaskan #1.
  • Pencatat (notetaker) membantu dengan menuliskan ide-ide kunci dan informasi yang dapat ditindaklanjuti untuk grup tersebut. Catatannya juga dapat mencakup ketidaksepakatan atau item mana saja untuk ditindaklanjuti. Ia dapat menyatakan kembali keputusan dan bidang perjanjian sehingga lebih mudah untuk menerapkan feedback tersebut ke produk.
  • Terakhir, fasilitator adalah seseorang yang mungkin menjadi pemimpin untuk desain yang lebih berpengalaman, seseorang yang dapat mengarahkan kembali percakapan bila bergeser menjadi terlalu banyak percakapan menyimpang, perdebatan lisan, memindahkan percakapan jauh dari opini, atau percakapan lain yang buntu. Dia juga selalu mengecek waktu jika ada beberapa topik yang akan disajikan, memastikan tujuan pertemuan jelas untuk semua orang di ruangan tersebut.

3. Fokus pada Pertanyaan yang Bagus

Hindari "design by committee" dengan mengarahkan percakapan ke pertanyaan seputar bagaimana membuat experience lebih konsisten atau berpusat pada customer.

Tegaskan feedback Anda dengan data, prinsip, atau heuristik kegunaan — ini membuat perbedaan antara feedback subjektif (misalnya; "Saya suka sudut membulat lebih dari sudut persegi" vs "sudut membulat sesuai dengan sistem yang ada dari design language kami untuk UI ini ”). Fokusnya adalah harus bergerak jauh dari pendapat dan menuju pilihan atau cara untuk memvalidasi setiap hipotesis berdasarkan data dan penelitian.

Kesimpulan

Sering kali, bahkan desainer berpengalaman sekali pun dapat terjebak pada ide awal dan sulit untuk menerapkan feedback desain. Sangat penting untuk fokus pada tujuan desain, daripada keputusan designer individual, dan membuat beberapa pemisahan antara pekerjaan dan designer. Dengan begitu, feedback yang kritis tidak akan terasa seperti serangan terhadap karakter. Feedback itu sendiri sangat membantu ketika didasarkan pada heuristik kegunaan, atau prinsip berkisar konsistensi.

Ingat, pada akhirnya, Anda memecahkan masalah bagi end user jadi fokuskan feedback Anda tentang cara menyelesaikan masalah tersebut dengan baik, baik itu berurusan dengan desain, pemasaran, teknik, atau tool lainnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.