Birthday Sale! Up to 40% off unlimited courses & creative assets Birthday Sale! Save up to 40%!
Advertisement
  1. Web Design
  2. UX
Webdesign

Menggunakan "Time-Saving Design" untuk UX Lebih Baik dan Lebih Personal

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Haikal Kamil (you can also view the original English article)

"Time-saving design" menghemat waktu orang-orang dengan menawarkan rekomendasi, personalisasi, dan konten yang mudah dikonsumsi. Mengapa time-saving design itu penting? Dan bagaimana para desainer dapat menyusun konten untuk fokus pada keringkasan, konsumsi yang mudah, dan kepuasan instan untuk pengguna digital saat ini?

Personalization Wins

Menurut penelitian terbaru tentang Personalization Trends, di antara manfaat terbaik personalisasi, Anda akan menemukan efek positif pada:

  1. Hubungan brand-customer, seperti peningkatan engagement visitor (55%), peningkatan customer experience (55%), dan persepsi brand yang disempurnakan (39%)
  2. Garis dasar organisasi, dalam bentuk peningkatan conversion rates (51%) dan peningkatan perolehan timbal balik / akuisisi pelanggan (46%).
  3. Peningkatan langsung dalam revenue, menurut laporan oleh 89% U.S. marketers.

Dengan semua manfaat ini, perhatikan bahwa saat ini perlombaan terhadap user memiliki ekspektasi yang lebih tinggi terhadap informasi yang dapat ditindaklanjuti dan relevan.

Dengan virtual assistant umum yang lebih besar seperti Siri, Alexa, Google Home, dll, ada peningkatan kecepatan dan personalisasi dalam produk digital kita.

Konsep yang Perlu Dipertimbangkan

Pola Z: tanpa banyak teks, mata kita cenderung mulai memindai dari kiri atas ke kanan atas, kemudian secara diagonal ke kiri bawah, berhenti di kanan bawah. Menstrukturisasi konten dengan ajakan bertindak yang jelas meningkatkan visibility dan opportunity untuk melakukan pendaftaran/pembelian.

Pola F: dengan desain teks-berat, mata kita cenderung memindai di bagian atas, dari kiri ke kanan, lalu ke kiri, mencari apa yang ingin kita ketahui. Saat menemukan sesuatu yang relevan, kita akan memindai ke kanan. Tekankan item-item navigasi dan pesan penting yang sejajar dengan Pola F sehingga lebih mudah bagi pengguna untuk menemukan saat memindai halaman dengan banyak teks.

Card-based design: card (digunakan dalam tugas manajemen/feeds/discovery experience) berkomunikasi dengan potongan-potongan cepat konten yang beragam. Pola ini menawarkan apa yang dicari pengguna dalam format dan kuantitas yang mudah dicerna.

Return experience: satu pertimbangan untuk time-saving design adalah membuat pengalaman kembali menjadi lebih mudah bagi pengguna. Misalnya, menggunakan cross-browsing data, situs e-commerce atau hiburan mungkin menyarankan penawaran dan rekomendasi yang relevan.

Netflix menggunakan A/B testing untuk mengukur keefektifan berbagai thumbnail. Pengalaman yang dihasilkan menggabungkan wawasan dari data scientist yang bekerja sama dengan para UX Designer.

thumbnails on netflix
Dari Artwork personalisasi di Netflix

Kesimpulan

Pengguna hari ini diarahkan ke time-saving design. Designer UX saat ini memiliki kesempatan untuk membuat pengalaman yang efisien untuk menavigasi dan menampilkan konten dengan relevansi yang lebih besar. Mereka dapat berkolaborasi dengan rekanan engineering mereka dan memanfaatkan data pengguna yang relevan untuk sampai ke sana. Pada gilirannya, time-saving design akan memiliki dampak (positif) yang dapat diukur pada metrik bisnis.

Belajar Lebih Banyak

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.