Unlimited Wordpress themes, plugins, graphics & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Web Design
  2. Portfolios
Webdesign

Cara Membuat Sebuah Situs Web Portofolio Penulis yang Bagus dengan WordPress

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by ⚡ Rova Rindrata (you can also view the original English article)

Penulis lepas dapat menjadi sebuah karir yang menggiurkan tetapi untuk memulai sebagai seorang penulis lepas, Anda akan membutuhkan sebuah portofolio yang menampilkan karya Anda. Ada banyak situs web yang mengkhususkan diri dalam menyediakan sebuah platform portofolio untuk penulis lepas, tetapi pada kenyataannya tidak ada yang bisa mengalahkan situs web yang dihosting sendiri.

Ketika Anda memilih salah satu solusi hosting, Anda memasukkan konten Anda ke tangan orang lain. Dan jika pihak hosting memutuskan untuk mematikan platform mereka, Anda kehilangan akses ke seluruh konten Anda. Hal yang lebih buruk lagi, pihak hosting bisa mematikan situs web Anda kapan pun mereka suka tanpa peringatan.

Dengan sebuah situs web yang dihosting sendiri, Anda memiliki kendali penuh. Anda memiliki situs Anda dan semua yang ada di dalamnya, beserta nama domainnya. Anda dapat memilih bagaimana tampilan situs web Anda, tempat hostingnya, dan jika Anda tidak puas dengan host Anda, Anda dapat mengambil situs web Anda dan memindahkannya ke penyedia hosting yang berbeda.

Membuat portofolio Anda sendiri mungkin tampak menakutkan, terutama jika Anda tidak paham teknologi. Dan jika hal tersebut pada akhirnya menghentikan Anda dari pengambilan risiko, Anda beruntung. Pada artikel hari ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara membuat sebuah situs web portofolio yang bagus dengan WordPress dan memberikan petunjuk tentang apa saja yang harus Anda sertakan ke situs web serta cara efektif mempromosikannya sehingga Anda dapat memasukkan keahlian penulis lepas lebih banyak.

Writer WordPress Portfolio Theme
Apakah Anda siap untuk membuat situs web portofolio penulis Anda dengan WordPress? (sumber grafis)

Apa yang Harus Anda Sertakan di Situs Web Portofolio?

Sebelum menyiapkan portofolio Anda, ini adalah waktunya untuk melakukan beberapa perencanaan dan menentukan struktur situs web Anda. Anda juga harus mempertimbangkan apa yang ingin Anda capai dengan portofolio Anda.

Apa Tujuan dari Portofolio Anda?

Tentu saja, membuat sebuah portofolio membantu tujuan Anda mendapatkan lebih banyak klien, tetapi portofolio juga dapat membantu Anda membangun sebuah merek untuk diri sendiri, serta membantu Anda mendapatkan pekerjaan. Penting untuk diingat adalah bahwa portofolio Anda dapat menggabungkan semua tujuan ini dengan sukses tetapi Anda harus fokus pada satu hal sebagai tujuan utama.

Cara Memilih Bagian-Bagian Portofolio Anda

Sebuah kesalahan umum yang banyak dibuat oleh para penulis lepas adalah mereka pikir bahwa portofolio mereka harus menyertakan setiap artikel yang pernah mereka tulis. Pada kenyataannya, portofolio Anda harus menggambarkan merek dan keterampilan terkuat Anda secara akurat.

Intinya, ini berarti Anda seharusnya hanya menyoroti karya terbaru Anda dan hanya karya terbaik Anda. Jika Anda memiliki ceruk tertentu yang Anda minati dan benar-benar suka menulis tentang hal itu, portofolio Anda sebagian besar harus menyertakan contoh yang mencerminkan ceruk itu.

Bila mungkin, sertakan tautan ke artikel yang telah dipublikasikan secara online alih-alih menautkan atau mengunggah sebuah Word/Google Doc atau PDF. Jumlah sampel bervariasi dari satu penulis ke penulis yang lain namun keseimbangan sehatnya adalah antara 5-10 lembar.

portfolio page from blog writers WordPress theme
Contoh halaman portofolio dari tema WordPress Blog for Writers and Journalists.

Informasi Penting untuk Disertakan di Situs Anda

Selain dari contoh tulisan Anda, situs Anda harus menyertakan informasi tentang Anda. Tujuan dari situs Anda adalah menjual diri dan layanan Anda dengan memberi tahu orang mengapa mereka harus mempekerjakan Anda. Berikut adalah lima hal penting untuk disertakan di situs Anda:

  1. Nama Anda atau Nama Merek Anda - Tak perlu dikatakan bahwa nama Anda harus terlihat jelas di situs Anda. Anda juga bisa memasukkan spesialisasi Anda sebagai tagline Anda sehingga segera jelas apa yang Anda lakukan.
  2. Halaman Tentang - Halaman tentang Anda harus menyertakan bio profesional dan headshot Anda tetapi Anda juga harus mempertimbangkan termasuk bagaimana Anda dapat membantu calon klien daripada membuat halaman semua tentang Anda.
  3. Halaman Kontak - Portofolio Anda benar-benar membutuhkan informasi kontak Anda. Sertakan email Anda, serta tautan media sosial Anda atau Anda dapat menyertakan formulir kontak jika Anda tidak ingin memberikan alamat email Anda. Apapun pilihan Anda, pastikan mudah bagi calon klien untuk menghubungi Anda.
  4. Bukti Sosial - Testimoni dan ulasan bisa mengarah pada meyakinkan calon klien bahwa Anda layak akan waktu dan investasinya. Jangan takut menyertakan testimonial dari klien masa lalu, ulasan, liputan media apa pun, atau hal lain yang menampilkan keahlian Anda.
  5. Menu atau Navigasi yang Jelas - Jangan membuat calon klien bekerja lebih dari yang diperlukan untuk menemukan informasi yang ingin mereka lihat. Gunakan menu navigasi standar dan beri label dengan jelas setiap halaman untuk apa adanya.

Cara Membuat Situs Web Portofolio Anda

Sekarang Anda tahu apa yang harus disertakan pada portofolio Anda, saatnya untuk benar-benar mulai membuat situs web Anda. Salah satu cara termudah untuk membangun sebuah situs web adalah dengan memilih WordPress.

Meskipun dimulai sebagai platform blogging sederhana, WordPress sekarang memiliki kekuatan 27,2% dari semua situs web di Internet dan banyak bisnis mendukung WordPress. Ada beberapa alasan bagus mengapa Anda harus memilih WordPress:

  • Mudah Digunakan - Ini digunakan oleh jutaan orang dan hampir setiap hari orang-orang baru membuat situs web bertenaga WordPress pertama mereka. Backend yang user-friendly dan membuat posting dan halaman baru terjadi di antarmuka yang mirip dengan perangkat lunak pengolah kata.
  • Gratis dan Open Source - WordPress benar-benar gratis yang berarti Anda bebas mengunduh, menginstal, menggunakan, dan memodifikasinya. Anda dapat menggunakannya untuk membuat apapun jenis situs web dan itu open source yang berarti siapa pun dapat berkontribusi untuknya. Karena itu juga rutin diperbaharui dan dikembangkan.
  • Kode Kualitas Tinggi - WordPress menggunakan kode kualitas tinggi dan markup semantik yang membuat situs Anda mudah diindeks di mesin pencari dan meningkatkan visibilitas Anda.

Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana stack WordPress melawan CMS gratis lainnya:

Dengan itu keluar dari jalan, mari kita menuju ke bagaimana mengatur situs web portofolio penulis Anda dengan WordPress. Kita berjalan melalui langkah-langkah utama untuk diambil, sehingga Anda bisa memulai dengan cepat.

1. Membeli Nama Domain Anda

Hal pertama yang Anda perlukan adalah nama domain Anda sendiri. Jika Anda memiliki bisnis terdaftar, pilihan yang jelas adalah mendaftarkan nama domain yang sesuai dengan nama bisnis Anda. Namun, Anda juga bisa melanjutkan dengan nama Anda sendiri. Apakah Anda melanjutkan dengan nama Anda sendiri atau nama bisnis Anda di sini ada beberapa tip yang perlu diingat:

  • Cobalah untuk tetap pendek dan gunakan kata-kata yang mudah dieja untuk memastikan calon klien memiliki waktu yang mudah sampai ke situs web Anda.
  • Jika memungkinkan, daftarkan domain .com karena kebanyakan orang mengetik secara otomatis nama domain yang berakhir dengan .com. Dengan demikian, Anda akan menghilangkan kemungkinan seseorang mendarat di situs yang salah hanya karena nama yang Anda inginkan hanya tersedia sebagai .net atau .co.

2. Pilih Penyedia Hosting Anda

Anda juga perlu membeli hosting untuk situs web Anda. Di sinilah semua file situs web Anda akan "tinggal." Ada banyak penyedia layanan hosting di luar sana dan hosting itu sendiri biasanya antara $5 - $10 per bulan. Beberapa host bahkan menawarkan hosting yang didedikasikan untuk WordPress.

Dalam kebanyakan kasus, Anda akan dapat membeli nama domain Anda pada saat bersamaan saat Anda membeli hosting yang seharusnya membuat proses Anda jauh lebih mudah. Saat memilih penyedia hosting Anda harus mencari host yang menyediakan satu klik instalasi WordPress serta dukungan pelanggan yang dapat membantu Anda—jika Anda memerlukan bantuan sepanjang perjalanan.

3. Menginstal WordPress

cPanel
Anda harus masuk ke cPanel penyedia hosting untuk menginstal WordPress.

WordPress terkenal dengan proses instalasi lima menit yang melibatkan sedikit kerja manual. Namun, jika Anda mengikuti saran saya di atas, Anda telah memilih host yang menawarkan satu klik instalasi WordPress. Prosesnya relatif sama:

  • Login ke cPanel Anda. Setelah Anda mendaftar untuk hosting, perusahaan hosting akan mengirimkan tautan email dengan tautan untuk mengakses cPanel Anda beserta username dan password Anda.
  • Cari installer situs web, seperti Fantastico Installer atau Softaculous Installer, klik pada WordPress, kemudian klik tombol Install. Anda akan diminta memberikan username dan password dan memilih domain tempat menginstal WordPress.
  • Klik tombol Install sekali lagi untuk menyelesaikan proses instalasi.
install WordPress
Menginstal WordPress itu cepat dan mudah.

Setelah proses instalasi selesai, Anda akan diberi tautan ke dashboard WordPress Anda. Yang akan terlihat seperti ini:

http://www.yoursite.com/wp-admin

Silakan menavigasi ke sana, lalu masukkan username dan password yang Anda pilih untuk login ke situs WordPress baru Anda.

Memilih Tema Wordpress Anda

Sekarang setelah Anda menginstal WordPress, langkah pertama Anda adalah memilih tema untuk situs web portofolio penulis Anda. Ada banyak tema yang tersedia untuk WordPress, baik gratis maupun premium.

Anda mungkin tergoda untuk memilih tema gratis tapi jika Anda ingin menonjol dari kompetisi dan menampilkan diri sebagai profesional, taruhan terbaik Anda adalah memilih tema premium WordPress yang ditujukan terutama untuk para penulis.

WordPress theme upload
Mengunggah tema ke WordPress adalah proses yang mudah.

Tema WordPress untuk para penulis akan memiliki semua fitur yang diperlukan untuk membuat portofolio penulis Anda. Beberapa fitur tersebut meliputi:

  • Desain Responsif - Desain responsif adalah kebutuhan di zaman sekarang dimana semakin banyak orang yang melihat konten dari ponsel dan tablet mereka.
  • Dukungan Portofolio - Karena keseluruhan dari situs penulis Anda adalah untuk menarik klien baru, portofolio untuk menyajikan sampel Anda adalah suatu keharusan.
  • Tipografi Bersih - Sampel tertulis Anda perlu dibaca tidak peduli perangkat atau browser yang digunakan pengunjung Anda. Situs web dengan fokus yang kuat pada tipografi akan menampilkan konten Anda dan memastikan semua orang dapat membacanya tanpa masalah.
  • Pilihan Kustomisasi - Anda juga harus mencari tema yang memungkinkan Anda men-tweak skema warna dan setidaknya mengunggah logo Anda sendiri sehingga Anda bisa mulai membangun merek untuk Anda sendiri.

Salah satu tempat terbaik untuk membeli tema premium adalah ThemeForest yang memiliki banyak pilihan tema penulis WordPress. Selain itu, semua tema termasuk enam bulan dukungan dari pencipta tema serta dokumentasi dan kontrol kualitas yang ekstensif dari para pencipta di Envato Market.

Salah satu tema penulis terlaris adalah WP Blog For Writers and Journalists yang tidak hanya responsif namun juga mencakup portofolio yang indah untuk memamerkan sampel tulisan Anda. Temukan tema penulis WordPress yang lebih hebat untuk membuat situs web portofolio Anda dengan:

Cara Mengatur Portofolio Anda di WordPress

Pengaturan portofolio relatif mudah setelah WordPress diinstal.

1. Menginstal Tema

Setelah Anda memilih dan membeli tema tersebut, masuk ke dashboard WordPress Anda dan arahkan ke Appearance > Themes. Klik pada Add New > Upload theme.

2. Unggah File Zip ke Situs Web Anda

Klik Choose File dan unggah file zip dari tema yang dibeli, lalu klik pada Install theme.

3. Aktifkan Tema

Setelah tema Anda diunggah, klik Activate untuk menyalakan tema di situs Anda.

4. Buat Kategori Portofolio Anda

Begitu temanya aktif, saatnya membuat portofolio. Karena saya telah memilih tema WP Blog for Writers and Journalists, langkah selanjutnya adalah membuat kategori portofolio yang akan menampung semua sampel tulisan saya. Begini cara melakukannya dengan tema ini:

  • Navigasikan ke Posts > Categories > Add New, beri nama kategori dan tambahkan sebuah deskripsi.
  • Buka bagian bawah halaman dan klik pada tab Blog & Single.
  • Pergi ke opsi Unlock Blog style.
  • Pilih tata letak yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Saya telah memilih tata letak Portfolio 2 Columns.


Wrier WordPress portfolio category selection
Anda memerlukan kategori portofolio khusus untuk menambahkan sampel pekerjaan Anda.

4. Menambahkan Sampel Portofolio

Sekarang mari kita tambahkan beberapa sampel ke portofolio kita:

  • Masuk ke Posts > Add New, beri nama posting yang sesuai dan masukkan isi posting.
  • Di kolom kanan, cari widget Categories dan pilih kategori Portfolio.
  • Tetapkan gambar unggulan dan simpan posting.
  • Ulangi proses untuk semua sampel yang ingin Anda sertakan.

5. Menambahkan Navigasi Portofolio

Langkah terakhir adalah menambahkan portofolio kita ke menu navigasi kita. Untuk melakukan ini, navigasikan ke Appearance > Menus, pilih kategori yang baru dibuat dan tambahkan ke menu utama, simpan menunya, dan selesai!

portfolio menu
Menambahkan portofolio ke menu Anda adalah langkah pengaturan terakhir.

Setelah menyiapkan portofolio Anda, tambahkan halaman Tentang dan Kontak Anda dengan membuka Pages > Add New dan masukkan konten yang sesuai.

Cara Mempromosikan Situs Penulis Anda

Setelah sebagian besar situs web Anda selesai, Anda harus melakukan beberapa pekerjaan dan mempromosikan situs web portofolio penulis Anda. Tempat yang baik untuk memulai adalah menyertakan tautan ke situs web Anda di semua profil media sosial Anda. Anda juga bisa menggunakannya sebagai bagian dari tanda tangan Anda di setiap email yang Anda kirim. Jangan lupa untuk menggunakannya pada kartu bisnis Anda juga dan baca posting ini untuk mendapatkan lebih banyak ide untuk mempromosikan situs penulis Anda.

Membuat portofolio online diperlukan jika Anda ingin membangun karir menulis yang sukses dan menarik klien baru. Untungnya, tema WordPress berkualitas tinggi membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Berbekal tip cepat di artikel ini, sekarang saatnya membangun portofolio penulis sendiri, jadi Anda bisa mempromosikan profil pengarang Anda, dan mulai mendaratkan tulisan berbayar lebih cepat.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.