Unlimited Wordpress themes, plugins, graphics & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Web Design
  2. Design Theory
Webdesign

Fase Pengujian dari Desain Pemikiran

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Hisman Saputra (you can also view the original English article)

Oke, jadi Anda telah merumuskan masalah, menghasilkan banyak ide; langkah selanjutnya adalah memutuskan ide mana yang harus dikejar.

Anda melakukannya dengan mempersempit dan memilih ide yang paling layak–ini adalah solusi-solusi potensial Anda.

Jadi Anda membangun prototipe untuk solusi-solusi potensial tersebut. Anda pergi ke pengguna, mendapatkan umpan balik untuk prototipe awal, dan mengidentifikasi prototipe mana yang bekerja dengan baik sebagai solusi untuk masalah.

Selanjutnya, Anda mengiterasi desain dengan memasukkan umpan balik dari pengguna ke prototipe manapun yang bekerja. Anda terus memasukkan semua umpan balik dan mengiterasi lebih jauh.

Pada tahap ini Anda memiliki sebuah prototipe yang sedekat mungkin dengan pasar, tetapi sebelum memasukkannya ke pasar Anda perlu melakukan pengujian skala penuh.

Di sini taruhannya sangat tinggi. Jika pengguna akhir puas, Anda masuk ke produksi. Jika pengguna akhir tidak puas maka semua proses diulang dengan menggabungkan umpan balik yang telah Anda kumpulkan untuk merumuskan ulang masalah dan mengikuti langkah-langkahnya.

Pengujian adalah tempat untuk pengguna mencoba prototipe tanpa pertanyaan dari tim. Ini adalah kesempatan bagi tim Desain Pemikiran untuk secara sadar mengamati dan mengumpulkan data proses akhir.

Pengingat untuk Proses Desain Pemikiran

Di dalam proses Desain Pemikiran, yang kita bahas dalam lima artikel, pengujian adalah bagian kelima dan terakhir:

Image source Interaction Design Foundation Website Interaction-designorg
Sumber gambar: Interaction Design Foundation

Kenapa Fase Pengujian Penting?

Pengujian adalah kesempatan untuk mengeluarkan produk ke dunia, mengujinya di kehidupan nyata, dan mengujinya secara langsung. Selama fase ini Anda memiliki kesempatan untuk melihat apakah Anda telah merumuskan masalah dengan benar.

Tim Anda dapat menghasilkan umpan balik dari pengguna khusus untuk prototipe, dan umpan balik ini akan memperdalam pemahaman Anda tentang pengguna.

Anda akan menemukan ide-ide yang dihasilkan akan diberikan ke semua tahapan proses selama iterasi.

Terakhir, pengamatan selama tahap ini kemungkinan akan membuka kebutuhan yang tidak pernah terucap sebelumnya oleh pengguna.

Mengatur Tempat

Ketika melakukan pengujian, pergi ke lingkungan dimana pengguna akan menggunakan prototipe. Ini adalah suasana alami pengguna dimana mereka paling nyaman dan sedekat mungkin dengan kehidupan nyata. Dalam suasana ini, umpan balik mereka kemungkinan akan terbuka dan spontan.

Jika tidak memungkinkan untuk melakukan pengujian di lingkungan normal seperti ini, anjurkan pengguna untuk bermain peran, mendemonstrasikan bagaimana mereka akan menggunakan prototipe ini di kehidupan nyata.

Hal Lain yang Perlu Dipertimbangkan

Ketika Anda merencanakan skenario pengujian berikan pengguna alternatif untuk dibandingkan. Dalam hal ini buat beberapa prototipe yang berbeda satu sama lain. Itu akan memudahkan pengguna untuk memberitahukan kepada Anda yang mana yang mereka suka dan mana yang tidak.

Beri tahu pengguna masalah apa yang akan prototipe selesaikan dan silakan mereka merasakannya. Tugas Anda adalah mengamati dan mencatat.

Ajak pengguna Anda untuk membicarakan pengalaman mereka dari prototipe. Biarkan mereka menyuarakan pikiran mereka.

Amati bagaimana mereka menggunakan prototipe. Bagaimana mereka menanganinya. Ini bisa membantu Anda memodifikasinya untuk membuatnya lebih mudah untuk ditangani.

Ketika mereka berkomentar, tanya penjelasan yang lebih jauh untuk mengklarifikasi apa yang mereka maksud.

Umpan Balik Negatif

Di dalam proses Desain Pemikiran, umpan balik negatif adalah teman Anda karena dia membuka masalah yang mungkin tidak teridentifikasi oleh Anda sebelumnya. Itu membuka mata Anda ke kesulitan yang pengguna punya dengan prototipe, memberikan Anda pengetahuan lebih dalam ke kebutuhan dari pengguna. Selalu terbuka ke umpan balik negatif!

Kesimpulan

Di Desain Pemikiran, tahap pengujian adalah dimana solusi diuji oleh pengguna pada keadaan di kehidupan nyata mereka. Selama pengujian pengguna mencoba prototipe tanpa arahan secara eksplisit. Untuk pemikir desain ini ada;aj waktu untuk mengamati bagaimana pengguna bereaksi ke produk, dan mendengarkan umpan balik mereka di aspek-aspek yang berbeda.

Jika pengguna puas dengan prototipe maka proses Desain Pemikiran berakhir di sini. Jika pengguna belum puas Anda mulai lagi semua proses dengan mempertimbangkan umpan balik mereka.

Bacaan Lebih Lanjut

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.